Вход на сайт

Просмотр новости

Найдите то, что Вас интересует

Pendapat Nabi Muhammad soal Orang Beriman yang Berbohong

Дата публикации: 20-09-2026 23:38:50

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke Rasulullah SAW dengan tiga pertanyaan. “Wahai Rasulullah, apakah orang beriman itu bisa mencuri?” Rasulullah pun membenarkan, “Benar. Orang beriman bisa...

Основное содержимое страницы с новостью.

Pembohong. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke Rasulullah SAW dengan tiga pertanyaan. “Wahai Rasulullah, apakah orang beriman itu bisa mencuri?” Rasulullah pun membenarkan, “Benar. Orang beriman bisa mencuri,” jawabnya.

Sahabat itu pun bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, apakah orang beriman itu bisa berzina?” Lagi-lagi Rasulullah pun membenarkan. Orang beriman bisa saja khilaf dan jatuh pada perzinaan.

Pertanyaan ketiga, “wahai Rasulullah, apakah orang beriman itu bisa berbohong?” ujarnya. Kali ini jawaban Rasulullah berbeda. “Tidak!” tegas Rasulullah. (HR Tirmidzi).

Hadits ini pun menuai tanda tanya di kalangan cendekiawan Muslim. Bagaimana mungkin tindak kriminal, seperti mencuri dan perzinaan, mendapat tempat lebih rendah daripada berbohong? Di dalam hukum jinayat secara jelas tercantum, pencuri terancam hukum potong tangan dan zina terancam hukuman rajam. Namun nyatanya, bagi si pembohong tidak mendapat hukuman apa-apa.

Perzinaan adalah seburuk-buruk kemaksiatan bagi diri seseorang. Sedangkan, pencurian seburuk-buruk kejahatan bagi kehidupan sosial. Bisa dikatakan, perzinaan dan pencurian merupakan kejahatan terberat bagi diri sendiri dan orang lain. Ternyata, kejahatan ini pun masih kalah dengan kejahatan berbohong.

Sedemikian beratkah hukuman bagi pembohong sehingga tidak dikategorikan lagi sebagai golongan orang-orang beriman? Seberat-berat hukuman bagi pencuri dan pezina, ternyata tidak mengeluarkannya dari keimanan. Tetapi, tidak berlaku bagi seorang pembohong. Dari hadis tersebut jelas dipahami, orang berbohong berarti bukan lagi bagian dari orang-orang beriman.

Hal ini dikuatkan lagi dengan hadits Rasulullah yang lain. “Siapa yang membohongi/mencurangi kami maka dia bukan lagi dari golongan kami (golongan orang-orang beriman).” (HR At-Thabarani dan Ibnu Hibban).

Схожие новости

#Наименование новостиТональностьИнформативностьДата публикации
1Sholat Disebut Tiang Agama, Nabi Muhammad Ungkap 10 Kebaikan di dalamnya09.3820-09-2026
2Keutamaan Puasa Sunnah Senin dan Kamis Beserta Lafadz Niatnya06.2320-09-2026
3Священник ответил, могут ли христиане верить в инопланетян и другие цивилизации08.6220-09-2026
4В РПЦ объяснили, могут ли православные верить в инопланетян09.0320-09-2026
5От Фурманова до Билана. Пять краж, которые потрясли российский шоу-бизнес011.4320-09-2026
6Жительница Мелитополя украла деньги у подруги в гостях: Воровка задержана07.5607-08-2026
7Должен ли психолог всегда говорить пациенту правду01014-08-2026
8Священник снял вопрос об отношении Церкви к инопланетянам и другим ...06.8420-09-2026
9Минчанин познакомился с девушкой и пригласил в гости, а та его обокрала09.2727-07-2026
10Сотрудники автосервиса в Москве угнали Hummer, который им сдали в ремонт0018-07-2019

Классификация: . Схожих патентов: 0. Схожих новостей: 10. Тональность: 0. Информативность: 6.57. Источник: www.republika.co.id.